Category: Kegiatan

FEB UIN Jakarta – Gelar Pelatihan Penulisan Jurnal dan Skripsi Mahasiswa

Kegiatan FEB Online — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta menggelar kegiatan Pelatihan Penulisan Jurnal dan Skripsi Mahasiswa yang akan dilaksanakan selama 2 hari dimulai pada hari Selasa – Rabu (13-14/17) yang bertempat di R. teater Lt.2 FEB UIN Jakarta.

Kegiatan tersebut diselenggrakan untuk memberikan arahan kepada para mahasiswa bagaimana cara yang benar dalam penulisan jurnal dan skripsi. Mahasiswa tidak cukup hanya diberikan teori mata kuliah di dalam kelas, tetapi juga perlu penambahan keterampilan dan pengetahuan tambahan lainnya, terutama untuk pengembangan kegiatan ilmiah serta memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk memahami teknik penulisan karya ilmiah.

Dikesempatan kali ini FEB UIN Jakarta mengundang 2 Narasumber diantaranya Irwan Trinugroho Doktor lulusan Universite de Limoges Prancis dan telah memiliki tidak kurang dari 18 publikasi. yang saat ini aktif sebagai peneliti di Universitas Sebelas Maret (UNS).

Seperti yang dilansir dalam situs FEB UNS, publikasi tersebut di antaranya, “Women in Top Management and Bank Performance: Evidence from Indonesia, 2016”, “Organizational Tenure and Bank Diversification: A Replication, 2016”, “ALM Behavior of Banks: Deposit Pricing Positioning, Managerial Risk Appetite and Money Market, 2015”, “Policy Burdens of Development Banks: Evidence from Indonesia, 2016” dan “Why Households Borrow from Informal Predatory Lenders: Evidence from Indonesia, 2015”.

Narasumber kedua yaitu Indoyama Nasaruddin Doktor lulusan Universitas Padjajaran Bandung dan telah memiliki tidak kurang dari 16 publikasi, dan saat ini beliau aktif sebagai tenaga Pendidik di FEB UIN Jakarta dan peneliti di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.

Seperti yang dilansir dalam berbagai situs jurnal publikasi karya ilmiah, publikasi tersebut di antaranya, “Effect of Capital Structure to Profitability on Textile and Garment Industry Company Listed on The Indonesia Stock Exchange 2010-2012, 2015″, Pengaruh Sumber Daya Keuangan dan Aset Tidak Berwujud terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Jakarta Selatan, 2014″, Analisis Kelayakan Ekonomi dan Finansial Usaha Batik Papua Studi Kasus Pada Perusahaan Batik Port Numbay Papua, 2014″,  Analisis Kelayakan Ekonomi dan Keuangan Usaha Ikan Lele Asap di Pekanbaru”, 2013″, (lazuardi)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://feb.uinjkt.ac.id/?p=2249

Hadiri Yudisium ke-45, Dekan FEB: Ini Yudisium Spesial bagi Saya

Berita FEB Online FEB UIN Jakarta gelar Yudisium ke-45 di Teater lantai 2 Gedung FEB, Jumat (17/2). Yudisium ke-45 ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, antara lain Dekan FEB Dr Arief Mufraini, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Amilin, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Dr Ade Sofyan Mulazid, Ketua Program Magister Dr Herni Ali, HT dan sejumlah Ketua Program Studi.

Yudisium ke-45 ini digelar jelang Wisuda ke-103 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang dilaksanakan, Sabtu-Minggu (18-19/2) di Auditorium Prof Dr Harun Nasution Kampus I UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam sambutannya, di antaranya, Dekan menyatakan bahwa Yudisium ke-45 begitu spesial karena terdapat lulusan perdana Program Magister Perbankan Syariah.

“Yudisium ke-45 dan Wisuda ke-103 ini cukup spesial karena mungkin setelah lima belas tahun FEB UIN Jakarta berdiri pada akhirnya kita punya calon wisudawan dari Program Magister Perbankan Syariah.” Papar Mufraini.

“Ini (Yudisium) pertama kali dalam sejarah.”  lanjutnya.

FEB pada kesempatan acara Yudisium ke-45 Wisuda ke-103 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta turut menghadirkan Narasumber Edi Hidayat, SE (HR Manager PT. Nusantara Regas juga sebagai Alumni Prodi Manajemen FEB UIN Jakarta) bertajuk “Kiat Sukses Menghadapi Kerja“, FEB turut bangga telah menghadirkan Alumni yang terbilang sukses ini, FEB memberikan kepercayaan kepadanya untuk menyampaikan segudang pengalaman dalam dunia kerja saat ini untuk calon wisudawan.

Moderator kali ini disampaikan oleh Faizul Mubarok, MM (beliau merupakan salah satu Tenaga Pendidik/Dosen yang telah mengabdi cukup lama di FEB UIN Jakarta), Faizul saat ini sedang melanjutkan kuliah di jenjang Program Doktor Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta.

FEB menganugrahi dua orang calon wisudawan terbaiknya yang memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, di antaranya dari Program Sarjana S1 Sdr. Hadyan Rifqi Antoro dengan IPK 3.71 (Cumlaude) sementara dari Program Magister Perbankan Syariah Sdr. Sayakhmad Olimov yang berkewarganegaraan Tadzakistan ini meraih dengan IPK 3.93 (Cumlaude).

Pada Wisuda ke-103, FEB melepas 117 calon wisudawan yang terdiri dari 115 calon wisudawan Program Sarjana S1 dan dua calon wisudawan dari Program Magister Perbankan Syariah. (kemal/lazuardi)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://feb.uinjkt.ac.id/?p=2164

Dalam rangka kuliah umum, FEB UIN Jakarta hadirkan Muslim-Preneurs Amerika

Berita FEB Online – Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta berkerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat menggelar kuliah umum bertajuk Future Business Opportunities in Halal Banking and Economy pada Rabu (8/2). Kuliah umum yang berlangsung di Teater Lantai 2 FEB UIN Jakarta tersebut terlaksana melalui program American Corner. American Corner sendiri telah menjalin kerjasama dengan UIN Jakarta sejak 2004 silam.

whatsapp-image-2017-02-09-at-08-32-25

Foto bersama diambil setelah kegiatan kuliah umum selesai

Kuliah umum tersebut dikelola oleh Program Studi Perbankan Syariah sekaligus sebagai pembuka acara yang disampaikan oleh Dekan yang pada kegiatan ini di wakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Amilin, SE M.Si Ak CA BKP QIA dan melibatkan para mahasiswa Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah.

Hadir sebagai pembicara utama Mohamed Geraldez. Geraldez merupakan seorang muslim sekaligus investor dan pebisnis sukses di Amerika. Seperti yang di lansir dalam situs pribadinya, Geraldez pernah menjabat sebagai anggota dewan penasihat untuk beberapa entitas seperti Teknologi Informasi Consulting Firm, Genius Co, dan kelompok Konferensi Konsumen Muslim Amerika yang merupakan pertemuan tahunan paling penting yang menghubungkan pemimpin perusahaan Amerika dengan pengusaha Muslim Amerika.

“Beliau orang yang sangat berpengalaman dibidangnya, oleh karena itu kita undang menjadi dosen tamu untuk program studi Perbankan Syariah” tegas ketua program studi Perbankan Syariah Cut Erika Ananda F, MBA.

Senada dengan Kaprodi Perbankan Syariah, “acara ini sangat bagus sangat menginspirasi. Banyak peserta yang hadir tadi pagi. Dan saya jadi lebih tertarik dengan dunia perbankan syariah.” Pungkas Bahri Alvian wakil ketua HMPS Perbankan Syariah.

Saat ini, Geraldez sedang meningkatkan modal dan mencari lebih banyak investor untuk membawa hal yang terbaru dan paling menantang dalam usahanya seperti, recenter keuangan untuk pasar dengan cara membuka pinjaman syariah untuk mahasiswa di Amerika Serikat. Sebelumnya Geraldez juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif pertama untuk Dr. Sherman Jackson’s ALIM Program, di mana strategi yang sedang dikembangkan adalah masa depan Islam di dunia modern. (Kemal/Lazuardi)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://feb.uinjkt.ac.id/?p=2128

Pemberlakuan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) di UIN Jakarta

skpi

Foto diambil pada saat kegiatan berlangsung di R. Diorama UIN Jakarta

Diorama UIN Jakarta, BERITA FEB Online — UIN Jakarta mengadakan kegiatan RDK mengenai penyelesaian SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) pada hari ini Kamis (1/12), SKPI dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia dengan tenaga kerja asing, melihat kegiatan ini dilakukan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 81 Tahun 2014 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi. Permendikbud sendiri merupakan turunan Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi. Dalam Pasal 44 ayat 1 sampai ayat 3, UU Nomor 12 mengharuskan setiap perguruan tinggi memberikan sertifikat kompetensi bagi setiap lulusannya sebagai keterangan resmi tentang kompetensi mereka sekaligus bisa digunakan untuk mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.

Dengan demikian, UU Nomor 12 tahun 2012 secara tegas mengarahkan agar setiap lulusan perguruan tinggi bisa memasuki pasar kerja. Dan untuk itu, setiap lulusan UIN Jakarta harus memiliki sertifikat kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Melihat MEA sudah diberlakukan antara lain negara-negara ASEAN menyepakati dan mendukung bebas lalulintas pekerja asing masuk ke Indonesia dan sebaliknya pekerja Indonesia ke negara ASEAN. Akan tetapi, jika lulusan perguruan tinggi Indonesia tidak memiliki surat keterangan pendamping ijazah maka tentu akan mempersempit peluang bekerja bagi tenaga kerja Indonesia. Kebijakan ini ditempuh untuk meningkatkan kualitas dan pengakuan dari Negara luar untuk lulusan UIN Jakarta agar dapat bersaing dengan pekerja asing.

Manfaat SKPI bagi lulusan diantaranya

  • Sebagai dokumen tambahan yang menyatakan kemampuan kerja, penugasan pengetahuan, dan sikap/moral seorang lulusan yang lebih mudah dimengerti oleh pihak pengguna didalam maupun luar negeri.
  • Sebagai penjelasan yang objektif dari prestsi dan kompetensi pemegangnya;
  • Dapat meningkatkan kelayakan kerja (employability) terlepas dari jenis dan jenjang program studi;

Kegiatan ini diawali sambutan oleh Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (BAAKK) Drs H Zaenal Arifin M.Pd.I mengucapkan terimakasih atas kehadirannya pada acara kegiatan RDK pada hari ini Kamis (1/12) dalam rangka penyelesaian SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah ) di lingkungan UIN Jakarta”, ujarnya.

Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Fadhilah Suralaga M.Si mengatakan “SKPI ini akan diberlakukan lulusan wisuda ke-102 UIN Jakarta tahun 2016, yang telah diakreditasi BAN PT, beliau menghimbau dari masing-masing program studi yang ada di Fakultas diharapkan melakukan penginputan capaian pembelajaran dari sisi Kemampuan Kerja (Working Capability), Penguasaan Pengetahuan (Knowledge Competencies), dan Sikap Khusus (Special Attitude) di sistem AIS (Academic Information System) paling lambat Sabtu (24/12), beliau juga menyarankan agar Fakultas melakukan sosialisasi kepada seluruh mahasiswa lulusan wisuda ke-102 maupun yang masih aktif agar melakukan pengisian data capaian pembelajaran selama perkuliahan berlangsung paling lambat pada Kamis (15/12)”, tutur Wakil Rektor Bidang Akademik.

Kegiatan tersebut dimulai pada pukul. 14.00-19.00 wib bertempat di R. Diorama UIN Jakarta, turut mengundang Wakil Dekan Bidang Akademik, Sekretaris Program Studi, dan Staf IT dari seluruh Fakultas yang ada di lingkungan UIN Jakarta. (lazuardi)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://feb.uinjkt.ac.id/?p=2006

DEMA FEB Gelar Seminar Nasional Kelautan

seminar-nasional

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta menggelar Seminar Nasional dan Job Fair. Acara yang mengangkat tema Peningkatan Sumber Daya Kelautan Nasional Sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi Indonesia. Jumat (18/11)

Auditorium Utama, BERITA FEB Online — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta menggelar Seminar Nasional dan Job Fair. Acara yang mengangkat tema Peningkatan Sumber Daya Kelautan Nasional Sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi Indonesia ini, bertujuan mensinergikan antara stakeholder sektor kelautan dengan pemerintah dan akademisi dalam upaya percepatan pengembangan sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

Dikutip dari press release yang diterima BERITA UIN Online, Jumat (18/11) bertempat di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta tercatat, bahwa acara dimulai pukul 09.00 s.d 15.00 WIB, dan diikuti sedikitnya 700 peserta yang terdiri dari mahasiswa UIN Jakarta, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta para praktisi dan tamu undangan.

Seminar yang dimoderatori oleh Drs Faisal Badroen MBA ini menghadirkan beberapa narasumber dinataranya, Reza Syah Pahlevi Msc P.hD (Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan) sekaligus mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti), Ir untung Suryanto Msc (President Director PT Indomarine Technology), dan Agus Katon (Direksi Bank Syariah).

Selain narasumber di atas, hadir pula Perwakilan nelayan Dewa Juwana Bendar, Bambang Widjanarko, Staff Ahli Wakil Presiden Bidang Keamanan dan Kewilayahan & Founder LPKN Dr Wawan Hari Purwanto SH MH, kemudian Titaah Soebajoe (Ketua Koperasi Wahana Masyarakat Tani dan Nelayan), dan terakhir adalah Shin Hwangho (Captain USF Marine Consulting).

Secara umum, dalam penyampaiannya, para narasumber membahas mengenai kondisi umum sektor kelautan dan perikanan, potensi maritim, serta arah kebijakan dan strategi pengembangan kemaritiman nasional.

“Saat ini, pemerintah tengah concern terhadap peningkatan dan pengembangan produktivitas bidang perikanan dan kemaritiman. Selain itu, pemerintah melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang terjadi pada sektor kemaritiman, baik internal maupun dari eksternal,” ujar Pahlevi dalam penyampaiannya. (lrf/hmn)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://feb.uinjkt.ac.id/?p=1989

Load more