Jumat 29 Mei 2020, berlangsung Halal bihalal keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta.  Halal bihalal yang dilakukan secara daring  dengan moderator wakil dekan 2 FEB Dr. Indo Yama, SE., MAB. dibuka oleh Dekan FEB Prof. Dr. Amilin, SE., M.Si., Ak., CA., QIA., BKP., CRMP. Selain dihadiri pendidik dan tenaga pendidikan fakultas, halal bihalal dihadiri sejumlah alumni lintas angkatan yang berkiprah di berbagai lini profesi dan sosial.

Halal Bihalal FEB ini diawali dengan pembacaan Al Qur’an oleh MG. Hasbullah, M.Pd dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Heru Widodo, S.Ip. Para mantan Dekan FEB juga turut hadir yaitu M. Faisal Badroen, MBA., Prof. Dr. Abdul Hamid, MS., Dr. M. Arief Mufraini, M.Si. Prof. Dr. Abdul Hamid turut memberikan sambutannya.

Halal bihalal sendiri mengambil topik “1 Syawal 1441 H sebuah momentum menuju New Normal Life” menyoroti pentingnya ummat beragama berjuang bersama memperkuat kehidupan sosial akibat terdampak Covid-19 melalui semangat solidaritas sosial, kreativitas, inovasi dan disiplin. Ceramah Selain diisi ceramah dosen FEB dan tokoh nasional dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis, Ph.D. Halal bihalal diisi paparan tentang perkembangan FEB sampai saat ini oleh Dekan FEB. Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Amany Lubis, MA. juga turut memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Jakarta menuturkan sebaran pandemi yang dikenal dengan virus Corona ini telah menghadirkan hikmah, yaitu solidaritas sosial yang dilakukan masyarakat Indonesia. Banyak dampak bagi kehidupan masyarakat. Selain resiko kesehatan yang mengakibatkan banyaknya korban sakit dan meninggal dunia, virus ini berdampak pada bidang kehidupan sosial lainnya seperti pendidikan dan perekonomian. Akibatnya kemudian banyak dirasakan masyarakat, terutama kalangan mahasiswa. UIN Jakarta di masa pandemi ini, menjadi Kampus pertama yang menyumbang ke Kementerian Agama Republik Indonesia.

Social Trust Fund (STF) dan saluran lainnya di UIN Jakarta, dalam pemaparan Rektor telah bekerja sama membantu pihak-pihak yang terdampak Covid 19, seperti tenaga kebersihan (OB), Security dan lain-lain. Sejak akhir Maret UIN Jakarta telah membuka dapur umum yang telah memberikan 24.000 makanan siap saji, yang kemudian disalurkan STF dan Dharma Wanita.

Rektor juga mengemukakan bahwa ke depan akan ada new normalize, yang akan dirumuskan bersama Pimpinan Universitas. Kunci menghadapi pandemi ini adalah Kreativitas, Inovasi dan Disiplin. Rektor pada kesempatan ini mengucapkan Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin pada segenap Civitas Academica FEB UIN Jakarta.

Dalam kesempatan itu, penceramah Cholil Nafis, Ph.D memaparkan berbagai tantangan dosen dan segenap civitas academica FEB dalam menghadapi Pandemi Covid 19. Dosen dan mahasiswa harus tetap beraktivitas dan melaksanakan tugas-tugasnya walaupun secara daring. Kreativitas dan disiplin menjadi prioritas dalam menghadapi New Normal Life.