Risiko yang memengaruhi organisasi dapat memiliki konsekuensi dalam hal kinerja dan reputasi perusahaan, serta dapat berdampak kepada lingkungan, keselamatan, dan kemasyarakatan. Oleh karena itu, pengelolaan risiko secara efektif dapat membantu organisasi untuk memiliki kinerja baik di lingkungan yang penuh dengan ketidakpastian. Standar manajemen risiko ISO 31000:2018 memberikan prinsip, kerangka kerja, dan proses untuk mengelola risiko. Standar ini bisa digunakan oleh organisasi manapun, terlepas dari ukuran, aktivitas, atau sektornya. Penerapan ISO 31000 dapat membantu organisasi untuk memastikan pencapaian sasaran, memperbaiki identifikasi peluang dan ancaman, serta mengalokasikan dan menggunakan sumber daya secara efektif untuk penanganan risiko.

Dalam rangka pengelolaan risiko di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, terdapat tiga orang dosen yang mengikuti program sertifikasi Manajemen Risiko pada LSP Pasar Modal. Pertama ialah Prof. Dr. Mohammad Nur Rianto Al Arif, SE, M.Si, CRA®, CRP®, CIB®, CPF, AWP, telah dinyatakan kompeten dengan Skema Manajemen Risiko Madya (Certified Risk Associate/CRA) dan Skema Manajemen Risiko Utama (Certified Risk Professional/CRP) pada tanggal 19 Juni 2021. Beliau telah pula dinyatakan kompeten sertifikasi kompetensi ini dengan Skema Investment Banking Utama (Certified Investment Banking/CIB) pada 14 Agustus 2021.

Dosen kedua ialah Prof. Dr. Euis Amalia, S.Ag, M.Ag, CRA®, CRP®, telah dinyatakan kompeten dengan Skema Manajemen Risiko Madya (Certified Risk Associate/CRA) dan Skema Manajemen Risiko Utama (Certified Risk Professional/CRP) pada tanggal 16 September 2021. Terakhir ialah Murdiyah Hayati, MM, CRA® telah dinyatakan kompeten dengan Skema Manajemen Risiko Madya (Certified Risk Associate/CRA) pada tanggal 25 September 2021.

Program sertifikasi yang diikuti oleh para dosen ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Besar harapan, hal ini akan memotivasi rekan dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensinya.