AICIF ke-14 di Jakarta, Vice President ICIFE Prof. Dr. Noraini Mohd Ariffin Dorong Penguatan Kebijakan dan Pasar Keuangan Syariah ASEAN
AICIF ke-14 di Jakarta, Vice President ICIFE Prof. Dr. Noraini Mohd Ariffin Dorong Penguatan Kebijakan dan Pasar Keuangan Syariah ASEAN

JAKARTA, 14 OKTOBER 2026 — The 14th ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance (AICIF) resmi dibuka di Jakarta dalam sebuah upacara pembukaan yang dihadiri oleh ratusan akademisi, peneliti, serta praktisi keuangan syariah dari kawasan ASEAN dan internasional. Konferensi internasional bergengsi yang diselenggarakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengangkat tema utama mengenai arah kebijakan, pasar, dan masa depan keuangan Islam.

Dalam acara pembukaan tersebut, Vice President International Council of Islamic Finance Educators (ICIFE), Prof. Dr. Noraini Mohd Ariffin, menyampaikan sambutan kehormatan di hadapan para delegasi lintas negara.

Dalam pidatonya yang bertajuk "ASEAN Islamic Finance: Policy, Market and Future Directions", Prof. Dr. Noraini Mohd Ariffin menggarisbawahi pentingnya kolaborasi strategis antar-perguruan tinggi di ASEAN untuk terus berinovasi dalam menghadapi dinamika pasar keuangan global. Beliau menyoroti beberapa poin kunci pengembangan keuangan syariah ke depan, di antaranya:

  1. Harmonisasi Kebijakan dan Regulasi: Pentingnya menyelaraskan kerangka kebijakan serta standar edukasi keuangan syariah di kawasan ASEAN guna memperlancar integrasi pasar dan mobilitas tenaga ahli.
  2. Inovasi Produk dan Resiliensi Pasar: Mendorong pengembangan instrumen keuangan Islam yang berkelanjutan (sustainable finance) serta pemanfaatan teknologi finansial (Islamic Fintech) untuk memperluas inklusi keuangan di masyarakat.
  3. Peran Pendidikan dan Riset Bereputasi: Mengapresiasi komitmen perguruan tinggi anggota konsorsium AICIF dan ICIFE yang konsisten mencetak SDM unggul serta menghasilkan penelitian berdampak tinggi bagi industri keuangan syariah global.

"AICIF telah menjadi wadah kolaborasi intelektual yang sangat vital dalam memetakan masa depan ekonomi dan keuangan syariah di kawasan ASEAN maupun global," tegas Prof. Dr. Noraini Mohd Ariffin dalam sambutannya.

Penyelenggaraan AICIF ke-14 ini turut didukung oleh berbagai lembaga pendidikan tinggi dan mitra industri syariah terkemuka. Rangkaian konferensi ini berlangsung selama tiga hari dengan agenda yang mencakup diskusi panel bersama keynote speakers internasional seperti Prof. Kabir Hassan, Prof. Ishaq Bhatty, dan lainnya, presentasi karya ilmiah (parallel sessions), serta penandatanganan kerja sama akademis antarlembaga.

Tentang ASEAN Universities Conference on Islamic Finance (AICIF):

AICIF merupakan forum konferensi tahunan internasional yang digagas oleh konsorsium universitas terkemuka di ASEAN untuk memperkuat riset, pendidikan, dan penerapan keilmuan ekonomi serta keuangan Islam. Kegiatan AICIF ke 14 yang diselenggarakan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, hasil dari kolaborasi International Council of Islamic Finance Educators (ICIFE) dengan dukungan penuh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Bank Syariah Nasional (BSN), Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Aladin, dan Pegadaian Syariah. 

Tentang ICIFE:

International Council of Islamic Finance Educators (ICIFE) adalah organisasi internasional yang didedikasikan untuk memajukan kualitas kurikulum, pendidik, dan standar pengajaran keuangan syariah secara global. (AC)

DSC_8615 (1)

Tag :