Dosen dan Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah UIN Jakarta Kunjungi SESRIC di Ankara, Türkiye
ANKARA, Türkiye, 28 November 2026 – Dosen dan mahasiswa Magister Ekonomi Syariah (MES) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan kunjungan akademik ke Statistical, Economic and Social Research and Training Centre for Islamic Countries (SESRIC) di Ankara, Türkiye.
Rombongan dipimpin langsung oleh Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ibnul Qizam, dan didampingi Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah (Kaprodi MES), Dr. Nofrianto. Empat mahasiswa MES turut serta, yaitu Viqri Maulana Fachreza, Shibghatallah, Miftakhul Khasanah, dan Ummul Chairat Rais. Hadir pula dosen-dosen lain serta mahasiswa dari program S3, S1, dan program studi lainnya.
Kunjungan ini dimaksudkan untuk memperkaya wawasan akademik sivitas akademika tentang riset, kebijakan, dan pengembangan kapasitas di bidang ekonomi dan sosial di negara-negara Islam.
Foto bersama rombongan dosen dan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di depan Gedung SESRIC, Ankara.
Peningkatan Kapasitas Mahasiswa
Kaprodi MES, Dr. Nofrianto, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya program studi memperkuat kualitas lulusannya.
“Kegiatan ini salah satunya bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa. Kami ingin mahasiswa belajar langsung dari lembaga internasional yang kredibel, membuka cakrawala berpikir global, dan membangun jejaring yang kelak menjadi bekal untuk berkontribusi bagi pengembangan ekonomi syariah, baik di Indonesia maupun dunia,” ujarnya.
Kesan Mahasiswa
Viqri Maulana Fachreza, mahasiswa MES Semester 2, mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut.
“Saya sangat senang karena ini kesempatan yang sangat baik untuk menambah pengalaman, meningkatkan kemampuan, dan memperluas relasi. Kunjungan ini memberi perspektif baru tentang bagaimana data dan riset menjadi fondasi bagi kebijakan ekonomi di dunia Islam,” tuturnya.
Mengenal OKI dan SESRIC
Organisasi Kerja Sama Islam (Organisation of Islamic Cooperation/OIC, atau OKI) adalah organisasi antarpemerintah terbesar kedua setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa. OKI didirikan pada 1969 di Rabat, Maroko, beranggotakan 57 negara dari empat benua, dan bermarkas di Jeddah, Arab Saudi. Organisasi ini disebut sebagai suara kolektif dunia Muslim. Tujuannya memperkuat solidaritas serta kerja sama antarnegara anggota di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan ilmu pengetahuan.
SESRIC adalah organ pendukung OKI yang didirikan pada 1978 dan berkantor pusat di Ankara, Türkiye. Lembaga ini menjalankan empat fungsi utama: menghimpun dan menyebarkan data statistik, melakukan riset ekonomi dan sosial, menyelenggarakan pelatihan serta pengembangan kapasitas, dan memfasilitasi kerja sama teknis antarnegara anggota. Melalui berbagai laporan dan basis datanya, SESRIC menjadi rujukan bagi para pengambil kebijakan dan akademisi dalam memahami kondisi sosial-ekonomi negara-negara OKI.
Suasana sesi pemaparan dan diskusi akademik di ruang pertemuan SESRIC. (Dok. pribadi)
Penjajakan Kerja Sama
Di akhir sesi, FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan SESRIC menandatangani dokumen penjajakan kerja sama yang mencakup penyelenggaraan workshop dan riset bersama. Langkah ini diharapkan membuka jalan bagi kolaborasi akademik yang lebih luas dan berkelanjutan antara kedua lembaga. (Viqri Maulana Fachreza dan Ummul Chairat Rais-MES)
