Enam Akademisi FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Paparkan Hasil Riset Unggulan di Sakinah Türkiye 2026 Global Forum on Islamic Finance, Turki
Enam Akademisi FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Paparkan Hasil Riset Unggulan di Sakinah Türkiye 2026 Global Forum on Islamic Finance, Turki

SAKARYA, TURKI (27 OKTOBER 2026) – Enam akademisi dan peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan kiprah internasionalnya dengan tampil sebagai pemapar (presenter) dalam sesi paralel luring (offline parallel sessions) pada ajang internasional bergengsi Sakinah Türkiye 2026 Global Forum on Islamic Finance.

Forum ilmiah berskala global ini diselenggarakan atas kerja sama IAEI Türkiye, Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), dan Research Center for Islamic Economics and Finance (iSEFAM) Sakarya University, bertempat di SAÜ Turgut Özal Kültür ve Kongre Merkezi, Sakarya University, Turki. Konferensi yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 ini mengusung tema besar "Islamic Finance Integration for Global Crisis Resilience".

Pada hari kedua penyelenggaraan, Selasa (27/10/2026), para dosen FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mempresentasikan berbagai hasil riset strategis sektor keuangan syariah yang terbagi dalam dua sesi paralel utama di Ruang Ibn Qayyim:

  • Muhajirin & Siti Umi Nurbaidah mempresentasikan hasil riset bertajuk "Global Zakat Regulatory Standards Towards a Humanitarian Governance Framework", yang mengulas formulasi standar regulasi zakat global dalam mendukung tata kelola kemanusiaan secara berkelanjutan.
  • Ibnu Qizam, Abdul Hafiz, & Ahmad Afif memaparkan studi komparatif berjudul "Impact of Macroeconomics and Economic Policies on Earnings Management: A Study of Islamic and Conventional Banks in the OIC Countries", yang meneliti pengaruh faktor makroekonomi terhadap manajemen laba perbankan syariah dan konvensional di negara-negara OKI.
  • Ali Rama menyampaikan karya ilmiah bertajuk "Sukuk and Crowdfunding Performance: Evidence from Equity Crowdfunding Campaigns", yang mengevaluasi kinerja instrumen sukuk dan equity crowdfunding sebagai skema pembiayaan alternatif berbasis ekonomi digital syariah.
  • Yuke Rahmawati memaparkan hasil kajian komprehensif bertajuk "The Implementation of DSN-MUI Fatwas in Islamic Business Institutions: A Study on Sharia Hospitals, Sharia Hotels, and Sharia Multi-Level Marketing", yang membahas dinamika pergeseran paradigma serta integrasi hukum fatwa DSN-MUI pada sektor bisnis syariah di Indonesia (Rumah Sakit Syariah, Hotel Syariah, dan MLM Syariah).
  • Empat dosen tersebut ditambah lagi dengan presentasi paper oleh Nofrianto dan Rahmawati.

Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Ibnu Qizam, M.Si menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian para dosen di forum dunia ini. Keikutsertaan aktif para akademisi FEB UIN Jakarta tidak hanya memperkuat posisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai pelopor studi ekonomi dan keuangan syariah di tingkat internasional, tetapi juga memperluas jejaring kolaborasi riset global antara Indonesia dan Turki.

Melalui kontribusi dalam Sakinah Türkiye 2026 Global Forum on Islamic Finance, FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus berkomitmen untuk menghasilkan riset-riset berkualitas tinggi yang berdampak langsung pada penguatan ketahanan ekonomi dan keuangan syariah dalam menghadapi tantangan krisis global. (AC)

WhatsApp Image 2026-10-28 at 10. (1)

Tag :