GIS ADAKAN SCMS x HMPS EKONOMI SYARIAH 2026 SHARIA CAPITAL MARKET WEEK (SCMW) 2026
Jakarta, 4 Juni 2026, telah diselenggarakan acara Sharia Capital Market School (SCMS) 2026 dengan tema “From Literacy to Ethical Action: A School for Young Investors”. Di tengah maraknya ancaman kejahatan finansial seperti investasi bodong dan jeratan utang konsumtif yang kerap menyasar generasi muda, edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang aman menjadi sebuah urgensi yang tidak dapat ditunda. SCMS hadir menjawab tantangan tersebut sebagai salah satu rangkaian kegiatan seminar tahunan Sharia Capital Market Week (SCMW). Melalui kegiatan ini, peserta dibekali dengan literasi dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai keuangan serta pasar modal syariah.
Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan proses registrasi peserta oleh anggota Galeri Investasi Syariah (GIS). Rangkaian kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Master of Ceremony, Muhammad Rafly Akbar dan Nizma Amanda, dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Farhan Fatturohman, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UIN yang dipandu oleh Euis Susila Diningsih. Sambutan diberikan oleh Ketua Umum GIS, Fadli Firzatillah, Ketua Pelaksana SCMW 2026, Lutfiah Prihandini, Pembina GIS Jayanti Budiman, S.E., M.M., Ketua HMPS Ekonomi Syariah, Farhan Hamid, serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Asyari Hasan, M.Ag., CM.
Dalam sambutannya, Dr. Asyari Hasan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya SCMS 2026 sebagai salah satu program unggulan Galeri Investasi Syariah. Beliau menegaskan bahwa dekanat mendukung penuh berbagai upaya peningkatan literasi keuangan dan pasar modal syariah di kalangan mahasiswa. Menurutnya, pasar modal merupakan bagian dari pengembangan ekonomi syariah yang perlu dipahami oleh generasi muda, terutama mengingat masih rendahnya tingkat partisipasi investasi masyarakat Indonesia dibandingkan dengan potensi ekonomi nasional yang sangat besar. Beliau berharap mahasiswa tidak hanya menjadi generasi yang melek investasi, tetapi juga mampu berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam kegiatan investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Memasuki sesi inti, seminar dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dipandu oleh moderator Syifa Maulani Safaat yang mendampingi narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ibu Suwariyanti, Bursa Efek Indonesia (IDX Islamic), Bapak Reza Sadat, serta PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Anggita Silviani Dewi. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya literasi dan perencanaan keuangan, pengenalan pasar modal syariah dan berbagai instrumen investasinya, serta peran KSEI dalam memberikan perlindungan dan keamanan bagi investor di pasar modal Indonesia. Sesi ini ditutup dengan sesi tanya jawab peserta dan penyerahan sertifikat kepada para narasumber oleh Ketua Umum GIS 2026, Fadli Firzatillah.
Sesi kedua dimoderatori oleh Ghalih Dwi Prasetio dan menghadirkan narasumber tunggal, Muhammad Akbar Pamungkas dari Phillip Sekuritas Indonesia. Beliau memaparkan materi seputar konsep berinvestasi, jenis-jenis instrumen di pasar modal seperti saham, reksa dana, dan obligasi, serta panduan pembukaan akun investasi melalui aplikasi POEMS ID. Materi ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman praktis mengenai investasi sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini untuk mencapai masa depan finansial yang lebih baik.
Sebagai penutup, doa dipimpin oleh Farhan Fatturohman dan acara resmi ditutup oleh Master of Ceremony pada pukul 12.40 WIB. Melalui SCMS 2026, diharapkan peserta dan seluruh pengurus Galeri Investasi Syariah FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta periode 2025/2026 mampu meningkatkan literasi keuangan, berperan aktif dalam pengembangan investasi syariah, serta turut membangun ekosistem pasar modal syariah yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. (ah)
