GIS DAN HMPS EKONOMI PEMBANGUNAN ADAKAN SHARIA CAPITAL MARKET SCHOOL X (SCMW) 2026 “From Literacy to Ethical Action: A School for Young Investors”
Pada Selasa, 19 Mei 2026, Galeri Investasi Syariah FEB UIN Jakarta berkolaborasi dengan HMPS Ekonomi Pembangunan sukses menyelenggarakan kegiatan Sharia Capital Market School (SCMS) 2026 di Teater 2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian besar Sharia Capital Market Week (SCMW) 2026 yang mengusung tema “From Literacy to Ethical Action: A School for Young Investors.” Kegiatan ini juga merupakan sinergi antara LSO dengan ORMAWA FEB yaitu HMPS Ekonomi Pembangunan.
SCMS 2026 hadir sebagai wadah edukasi dan peningkatan literasi pasar modal syariah bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendorong pemahaman generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan keuangan, investasi syariah, serta pengambilan keputusan finansial yang etis dan berkelanjutan di tengah perkembangan industri keuangan modern.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Master of Ceremony dan diawali dengan rangkaian seremoni berupa pembacaan Kalam Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari Ketua Umum GIS FEB UIN Jakarta, Fadli Firzatillah, Wakil Ketua Pelaksana SCMW 2026, Naufal Rafi Fajar, dan Ketua Umum HMPS Ekonomi Pembangunan, Muhammad Azka Khalaf. Dalam kesempatan tersebut, dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan juga disampaikan oleh Wakil Dekan III FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Asyari Hasan, M.Ag., CM., sebagai bentuk apresiasi atas upaya mahasiswa dalam meningkatkan literasi dan edukasi pasar modal syariah di lingkungan akademik. Beliau menegaskan “bahwa kegiatan sinergi antara LSO dan ORMAWA FEB perlu dibudayakan agar semua mahasiswa terlibatkan tanpa pandang buluh”.
Seminar inti terbagi menjadi dua sesi yang menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga strategis di industri pasar modal Indonesia, yaitu Bursa Efek Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan Phillip Sekuritas Indonesia.
Pada sesi pertama, peserta memperoleh pemahaman mengenai pasar modal syariah, prinsip investasi syariah, pentingnya financial planning, serta kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal di era digital. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan struktur pasar modal Indonesia dan layanan KSEI yang mendukung transparansi serta perlindungan investor.
Sesi kedua menghadirkan pembahasan mengenai konsep dasar investasi, mekanisme pembukaan akun investasi melalui aplikasi POEMS, serta pentingnya membangun kebiasaan investasi sejak dini sebagai langkah menuju financial freedom.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Antusiasme peserta juga terlihat dalam berbagai sesi edukatif yang diselenggarakan panitia untuk menciptakan suasana belajar yang aktif dan kolaboratif.
Melalui penyelenggaraan SCMS 2026, Galeri Investasi Syariah FEB UIN Jakarta berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya investasi syariah dan literasi keuangan, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas finansial, adaptif, dan berintegritas dalam mendukung perkembangan pasar modal syariah Indonesia.
