HMPS Ekonomi Pembangunan UIN Jakarta Gelar Company Visit ke Bank Indonesia, Perkuat Wawasan Kebanksentralan Mahasiswa
HMPS Ekonomi Pembangunan UIN Jakarta Gelar Company Visit ke Bank Indonesia, Perkuat Wawasan Kebanksentralan Mahasiswa

Jakarta, 22 September 2026 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan (HMPS EP) bersama mahasiswa/i Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan Company Visit ke Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, pada Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya HMPS EP dalam memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung kepada mahasiswa/i ekonomi pembangunan melalui pengenalan terhadap peran dan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia.

Mengusung tema “Membangun Wawasan Kebanksentralan dan Sistem Pembayaran Non-Tunai di Era Ekonomi Digital”, kegiatan ini dirancang sebagai sarana untuk memperluas wawasan mahasiswa/i mengenai kebijakan ekonomi, kebanksentralan, sistem pembayaran, serta perkembangan digitalisasi ekonomi di Indonesia. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa/i untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan penerapannya dalam lingkungan profesional.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan persiapan dan registrasi peserta. Rombongan mahasiswa kemudian bergerak menuju Kantor Pusat Bank Indonesia yang berlokasi di Jalan M.H. Thamrin No. 2, Gambir, Jakarta Pusat. Setelah melalui proses registrasi, kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, serta sambutan dari Kepala Program Studi Ekonomi Pembangunan UIN Jakarta.

Sebagai bagian dari rangkaian awal kegiatan, dilakukan penyerahan plakat dan foto bersama antara pihak HMPS Ekonomi Pembangunan UIN Jakarta dengan Bank Indonesia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan games berupa pre-test yang menjadi bagian dari rangkaian edukasi bagi para peserta.

Memasuki sesi utama, mahasiswa/i mendapatkan pemaparan mengenai kebanksentralan dan transformasi kelembagaan Bank Indonesia. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai tugas, fungsi, dan peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter, sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan nasional.

Selain materi kebanksentralan, peserta juga memperoleh materi pilihan yang disampaikan oleh pihak Bank Indonesia. Pembahasan tersebut turut memperkenalkan perkembangan sistem pembayaran di Indonesia di tengah berlangsungnya transformasi ekonomi digital, termasuk berbagai infrastruktur dan instrumen pembayaran nontunai.

bi2

Antusiasme mahasiswa/i terlihat dalam sesi Question and Answer (Q&A). Para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan kepada narasumber dari Bank Indonesia. Sesi ini menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan karena mahasiswa/i dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam melalui interaksi secara langsung dengan pihak Bank Indonesia.

Rangkaian edukasi kemudian dilanjutkan dengan post-test dan games. Setelah itu, pihak Bank Indonesia mengumumkan peserta yang memperoleh penghargaan dalam kategori Best Post + Games. Kegiatan selanjutnya ditutup oleh MC dan dilanjutkan dengan pembagian makan siang serta Experience QRIS, yang memberikan pengalaman kepada mahasiswa/i dalam mengenal penggunaan sistem pembayaran nontunai.

bi3

Setelah seluruh rangkaian kegiatan di Bank Indonesia selesai, mahasiswa melakukan foto bersama di Area Lobby B. Rombongan kemudian melanjutkan agenda dengan ISHOMA dan perjalanan menuju Kota Tua sebelum akhirnya melakukan persiapan untuk kembali ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kegiatan Company Visit ini diharapkan dapat memberikan pengalaman akademik yang lebih luas bagi mahasiswa/i Ekonomi Pembangunan UIN Jakarta. Tidak hanya memahami konsep kebanksentralan secara teoritis, mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai implementasi kebijakan ekonomi dan perkembangan sistem pembayaran dalam praktik.

Melalui kegiatan tersebut, HMPS Ekonomi Pembangunan UIN Jakarta terus mendorong terciptanya kegiatan mahasiswa/i yang mampu mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman di dunia profesional. Dengan demikian, mahasiswa/i diharapkan dapat meningkatkan wawasan, literasi ekonomi dan keuangan, serta kompetensi yang relevan dengan perkembangan ekonomi di era digital.(ep)