Kuliah Umum EP FEB UIN Jakarta: Kupas Tuntas Sustainable Consumption and Production in Europe Bersama Francesco Silva
TANGERANG SELATAN, 30 September 2026 – Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali sukses menggelar kegiatan akademik bertajuk Studium General pada hari Rabu, 30 September 2026. Acara yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa ini bertempat di Ruang Teater Lantai 5 Gedung FEB, Jalan Ibnu Sina, Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Kegiatan akademik internasional ini menghadirkan narasumber terkemuka, Francesco Silva, seorang peneliti muda dan Research Intern di Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Indonesia yang berasal dari Paris, Prancis. Jalannya pemaparan materi serta diskusi dipandu oleh Dr. Arisman, selaku dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Program Studi Ekonomi Pembangunan, yakni Ketua Prodi Ekonomi Pembangunan Dr. Arief Fitrijanto, M.Si., Sekretaris Prodi Dr. Rr. Tini Anggraeni, serta para dosen dan ratusan mahasiswa aktif Program Studi Ekonomi Pembangunan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Prodi Ekonomi Pembangunan, Dr. Rr. Tini Anggraeni, menyampaikan bahwa Studium General ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang dirancang secara khusus untuk menghadirkan para praktisi dan akademisi internasional terkemuka, tidak hanya dari Prancis tetapi juga dari Vietnam dan berbagai negara sahabat lainnya, guna memperkaya wawasan global mahasiswa.
Sebagai narasumber utama, Francesco Silva memaparkan materi mendalam mengenai Sustainable Consumption and Production (SCP) in Europe (Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan di Eropa). Dalam pemaparannya, ia mengupas berbagai aspek penting mulai dari kerangka kerja Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 12), European Green Deal, hingga tantangan empiris terkait jejak material, transisi sirkular, serta perdebatan kritis antara pertumbuhan hijau (green growth) dan kecukupan (sufficiency) di kawasan Eropa.
Sesi diskusi berlangsung dengan sangat interaktif dan antusias, di mana para mahasiswa aktif melontarkan berbagai pertanyaan kritis kepada narasumber. Rangkaian kegiatan Studium General ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, jajaran pimpinan prodi, para dosen, dan seluruh mahasiswa yang hadir. (AC)

