Pimpinan FEB UIN Jakarta Hadiri Rakerpim 2026: Perkuat Strategi Akademik dan Tata Kelola Institusi
Jakarta, 14 Februari 2026. Jajaran pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadiri Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Universitas tahun 2026 yang diselenggarakan di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta. Kegiatan strategis ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Februari 2026.
Delegasi FEB dipimpin langsung oleh Dekan, Prof. Dr. Ibnu Qizam, M.Si., didampingi oleh para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, serta seluruh Ketua Program Studi di lingkungan FEB. Keikutsertaan penuh ini menegaskan komitmen FEB dalam menyelaraskan visi fakultas dengan target besar universitas di tahun mendatang.
Acara dibuka dan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, Ph.D. Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya transformasi digital, peningkatan kualitas riset internasional, dan penguatan tata kelola organisasi yang transparan.
Turut hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus narasumber utama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Kamarudin Amin, MA. Kamaruddin juga menyoroti tantangan besar lulusan perguruan tinggi saat ini. Ia menyebutkan bahwa terdapat jutaan alumni perguruan tinggi yang masih kebingungan menentukan arah hidup setelah lulus.
Ia menegaskan bahwa proses bisnis dan tata kelola kampus harus berorientasi pada peningkatan kapasitas mahasiswa, bukan sekadar menghasilkan lulusan.
“Proses bisnis di kampus harus berorientasi pada penguatan kapasitas mahasiswa agar mereka bisa survive setelah selesai kuliah. Mahasiswa harus dibekali dengan value yang membuat mereka bisa sukses”, tegas Kamaruddin.
Prof. Dr. Ibnu Qizam, M.Si., menyatakan bahwa Rakerpim ini menjadi momentum krusial bagi FEB untuk merumuskan langkah-langkah konkret, terutama dalam peningkatan akreditasi internasional dan penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa.
"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa setiap program kerja di FEB tahun ini tidak hanya bersifat rutin, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap ranking universitas dan kemaslahatan umat," ujar Prof. Ibnu Qizam di sela-sela kegiatan.
Melalui Rakerpim ini, pimpinan FEB diharapkan dapat membawa pulang peta jalan (roadmap) yang lebih tajam untuk diimplementasikan di tingkat fakultas dan program studi, guna mewujudkan UIN Jakarta sebagai destinasi pendidikan unggulan di kancah internasional. (AC)
