Resmi Dibuka Rektor UIN Jakarta, AICIF ke-14 Dorong Kontribusi Nyata Keuangan Islam di Asia Tenggara dan Global
TANGERANG SELATAN, 13 OKTOBER 2026 — Gelaran konferensi internasional bergengsi, 14th ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance (AICIF), resmi dibuka hari ini, Selasa (13/10/2026), di Swiss-Belhotel Serpong, Tangerang Selatan. Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D.
Dalam acara pembukaan ini, Rektor didampingi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ibnu Qizam, M.Si., para wakil dekan FEB, serta Ketua Panitia Pelaksana, Rahmawati, Ph.D.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jakarta menyampaikan harapan besar agar perhelatan AICIF ke-14 ini tidak berhenti sebagai ajang wacana akademik semata.
"Kami berharap AICIF ke-14 ini tidak hanya menjadi panggung diskusi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata yang mempunyai dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan keuangan Islam di dunia, khususnya di kawasan Asia Tenggara," pungkas Prof. Asep Saepudin Jahar.
Dihadiri Delegasi Mancanegara dan Perguruan Tinggi Terkemuka
Konferensi internasional yang berlangsung selama dua hari (13–14 Oktober 2026) ini menghadirkan jajaran pakar, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara. Delegasi luar negeri yang hadir antara lain berasal dari Brunei Darussalam, Filipina, dan Malaysia. Sementara itu, dari dalam negeri, konferensi ini diikuti oleh perwakilan kampus ternama seperti UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UNIDA Gontor, Unissula Semarang, serta perguruan tinggi mitra lainnya.
AICIF ke-14 juga menghadirkan tokoh-tokoh pakar ekonomi Islam dunia sebagai pembicara utama, di antaranya:
- M. Kabir Hassan, Ph.D. (University of New Orleans, Amerika Serikat)
- M. Ishaq Bhatti, Ph.D. (Universiti Brunei Darussalam / UBD)
- Serta narasumber ahli lainnya dari dalam dan luar negeri.
Mengusung Inovasi, Stabilitas, dan Keberlanjutan
Mengangkat fokus utama pada inovasi, stabilitas, keberlanjutan, serta pengembangan inklusif dalam ekonomi global kontemporer, AICIF ke-14 menjadi momentum penting untuk merumuskan formulasi kebijakan, kolaborasi riset cross-border, serta integrasi instrumen keuangan sosial Islam (zakat dan wakaf) dengan sektor keuangan komersial.
Selama dua hari penyelenggaraan, para peserta akan mengikuti berbagai sesi diskusi panel, presentasi hasil riset paralel, dan networking session guna memperkuat ekosistem ekonomi syariah regional. (AC)
